Pada pembuatan pupuk kompos dengan teknik aerob dibutuhkan beberapa tahap diantaranya adalah sebagai berikut:
- Tahap Persiapan Lahan Kompos
- Lahan harus disiapkan dalam kondisi terbuka dengan sirkulasi udara dengan cara-cara seperti berikut
- Siapkan papan dengan ukuran lebar 30 - 40 cm dan dibentuk kotak persegi menyerupai bak terbuka
- Buat saung yang berguna untuk menyaring panas terik matahari yang berlebihan maupun dari pengaruh curah hujan
- Tahap persiapan bahan baku
- Siapkan bahan baku berupa Jerami, leguminosa, gedebong pisang dan kotoran unggas
- arang sekam padi
- Cacah semua bahan dan aduk dengan kotoran ternak sampai merata
- masukan semua bahan yang sudah tercampur rata ke dalam bak kayu yang sudah disiapkan pada persiapan lahan kompos
- siram bahan baku kompos yang sudah tersusun dalam kotak kayu secara merata untuk memberikan kelembaban
- Tambahkan mikroorganisme pembusuk
- lakukan penataan kompos sampai ketinggian lebih kurang 1.5 meter
- Tahap Pemeliharaan
- setelah sehari suhu bahan-bahan kompos akan naik sampai 65 derajat celcius
- Jaga suhu tersebut selama 2 - 4 hari untuk membunuh bakteri patogen, jamur dan gulma
- setelah hari ke 4 turunkan suhu sampai 45 - 60 derajat celcius untuk mencegah mikroorganisme dekomposer mati dengan cara membolak-balikan kompos pada bak kayu
- jaga kelembaban 40 - 50 % dengan cara menyiramkan air
- tambahkan penutup berupa plastik agar terhindar dari curah hujan dan terik matahari berlebihan
Cara membalik kompos sebaiknya dilakukan dengan metode berikut. Angkat bak kayu, lepaskan dari tumpukan kompos. Lalu letakan persis disamping tumpukan kompos. Kemudian pindahkan bagian kompos yang paling atas kedalam bak kayu tersebut sambil diaduk. Lakukan seperti mengisi kompos di tahap awal. Lakukan terus hingga seluruh tumpuka kompos berpindah kesampingnya. Dengan begitu, semua kompos dipastikan sudah terbalik semua. Proses pembalikan sebaiknya dilakukan setiap 3 hari sekali sampai proses pengomposan selesai. Atau balik apabila suhu dan kelembaban melebihi batas yang ditentukan.
Apabila suhu sudah stabil dibawah 45oC, warna kompos hitam kecoklatan dan volume menyusut hingga 50% hentikan proses pembalikan. Selanjutnya adalah proses pematangan selama 14 hari.
Secara teoritis, proses pengomposan selesai setelah 40-50 hari. Namun kenyataannya bisa lebih cepat atau lebih lambat tergantung dari keadaan dekomposer dan bahan baku kompos. Pupuk kompos yang telah matang dicirikan dengan warnanya yang hitam kecoklatan, teksturnya gembur, tidak berbau.
Untuk memperbaiki penampilan (apabila pupuk kompos hendak dijual) dan agar bisa disimpan lama, sebaiknya kompos diayak dan di kemas dalam karung. Simpan pupuk kompos di tempat kering dan teduh.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar